Minggu, 08 Februari 2009

SPIRIT, Beranilah Bermimpi....!!!

“Relieze the power of the dream”

Kubaca slide yang ditampilkan oleh Danang Ambar Prabowo ketika aku baru saja masuk ke Aula FE UNS. Hari itu Sabtu, 3 Januari 2009 diadakan acara AMP (Achievement Muslim Power) dengan mengundang Danang A.P. Mawapres Nasional 2007, mahasiswa IPB, pendaki gunung Fujiyama, Jepang. Subhanallah…sungguh prestasi yang luar biasa…

Sebelumnya aku sudah pernah melihat video yang dibuat olehnya. Video yang memuat motivasi untuk berani bermimpi dan terus berusaha untuk mewujudkan mimpi. Beliau menuliskan 100 mimpinya di atas kertas dan subhanallah… satu per satu dari mimpinya bisa terwujud, salah satunya yaitu pergi ke jepang sebelum Beliau lulus dari IPB.

Aku datang 1 jam setelah acara ini dimulai. Sebenarnya sayang banget nggak ngikuti acara ini dari awal, tapi yah gimana lagi ada agenda yang harus aku laksanakan. Berhubung datenge telat, aku dapet tempat duduk belakang sendiri. Rada-rada nggak liat panggung dimana akh Danang berdiri tapi itu nggak ngurangi esensi dari acara bagiku.

Kurang lebih dalam acara AMP ini, akh Danang menyampaikan formula SPIRIT, yaitu

- Siapkan diri secara optimal

Orang hebat menjadi luar biasa hebat ketika hambatan yang harus dilaluinya juga luar biasa hebat. Menjadi orang yang sukses pasti ada resikonya, tapi yakinlah bahwa suatu saat pasti kita akan berhasil. Siapkan diri kita sebaik-baiknya untuk mencapai cita-cita kita, sebenarnya lawan yang harus dihadapi adalah diri kita sendiri.

- Potensimu segera temukan dan segera manfaatkan

Jika kita mengetahui potensi yang kita miliki, maka kita tidak akan buang-buang waktu. Jika mengetahui potensi yang dimiliki adalah menulis maka kita akan lebih berfokus untuk mengembangkan potensi kita sampai akhirnya kita bisa berprestasi dengan potensi yang kita miliki. Lebih bagus lagi apabila kita bekerja pada tim yang solid agar potensi kita bisa melejit.

- Inspiratormu, “temui” dan belajar darinya

Tentu saja inspirator kita adalah Nabi Muhammad SAW yang segala tindak tanduknya harus kita teladani. Maksud temui di sini adalah kita bisa bertemu dengan Beliau melalui membaca Sirah Nabawiyah dan terus menerus belajar dari Beliau.

- Rumuskan hidupmu secara baik dan spesifik

Sampai sekarang banyak orang yang masih merumuskan cita-cita hidupnya secara klise, tidak spesifik. Misalnya kita ingin menjadi orang yang sukses, cita-cita ini kurang spesifik. Kita ingin sukses dalam bidang apa? Tentukan tujuan yang ingin kita capai, Kemudian langkah-langkah apa yang harus kita lakukan? Tuliskan hambatan yang mungkin terjadi dan bagaimana cara mengatasinya. Dengan begitu kita bisa lebih mudah dalam mencapai cita-cita kita.

- Ibumu, Ibumu, Ibumu, Dialah sumber keridhaan Allah

Dalam setiap usaha kita, usahakan selalu meminta ridha dan doa dari orang tua khususnya Ibu. Ridha Ibu adalah ridha Allah dan murka Ibu adalah murka Allah. Dan jangan lupa ketika kita sudah berhasil mencapai tujuan yang kita inginkan segera kabarkan pada Ibu, agar Beliau juga turut serta bahagia bersama kita.

- Terbanglah tinggi dengan sayap prestasimu

Yakinlah bahwa di punggung kita terdapat sayap yaitu prestasi. Lalu terbanglah tinggi dengan sayap prestasimu itu. Beranilah untuk mengambil resiko, jangan hanya menjadi penonton semua orang juga bisa tapi jadilah pemain dalam dunia ini.

Sering kita bertanya, “Kenapa Saya tidak sepintar Dia?”, “Kenapa Saya tidak secantik/seganteng Dia?” Cobalah kita kembalikan pertanyaan itu kepada diri kita sendiri, “KENAPA?” kenapa Anda harus menjadi seperti orang lain? Kenapa Anda harus secantik orang lain, kenapa Anda harus sepintar orang lain. Apakah Anda harus menjadi orang lain? TIDAK!!! Allah menciptakan kita dalam bentuk yang sebaik-baiknya, Allah menciptakan kita berbeda. Setiap orang pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan. Yakinlah ada suatu kelebihan dalam diri Anda yang tidak dimiliki oleh orang lain. Sekarang bagaimana Anda mengoptimalkan kelebihan Anda.

Begitulah kira-kira yang bisa ku tangkap dari acara AMP ini. Di akhir acara ada sebuah renungan tentang ibu. Bagaimana sikap kita selama ini yang masih tidak begitu menghargai jasa-jasa Ibu. Renungan yang membuat banyak peserta acara ini meneteskan air matanya. Bagiku ini merupakan acara yang banyak memberikan motivasi bagiku. Semoga aku bisa diberi kesempatan untuk ikut acara-acara seperti ini lagi AMIN

Purbalingga, 30 Januari 2009

0 komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan jejakmu...